Tuesday, December 29, 2009

Luasnya Dunia!!!



"I do not know what I may appear to the world; but to myself I seem to have been only like a boy playing on the seashore, and diverting myself in now and then finding a smoother pebble or a prettier shell than ordinary, whilst the great ocean of truth lay all undiscovered before me."

-- Isaac Newton

Monday, December 21, 2009

Sepagi bersama Imam Abu Hanifah

Beliau adalah tidak bersetuju dengan tindak-tanduk politik Abu Ja'far Al-Mansur. Menurut Daud bin Rasyid Al-Wasiti: "Aku pernah menyaksikan imam Abu Hanifah diseksa. Tiap kali beliau dikeluarkan dari bilik tahanan, beliau dipukul 10 kali. Penderaan itu berulang hingga sebanyak 110 pukulan. Kemudian apabila ia merasakan apabila pukulan itu berterusan, Imam Abu Hanifah akan berdo'a dengan suara yang rendah: "Ya Allah! Jauhkanlah aku dari bencana mereka dengan qudratMu." Melihatkan beliau masih terus dengan sikapnya, maka akhirnya beliaupun diracuni.

Sesungguhnya Imam Abu Hanifah adalah seorang yang tabah dan gigih dalam jihad dan perjuangannya ; walaupun ketika hendak menghembuskan nafas yang terakhir, beliau sempat berwasiat untuk ditanam di tanah perkuburan yang baik yang tidak pernah berlaku rompapkan di atasnya ataupun dirompak oleh penguasa.

Diriwayatkan apabila kisah Imam Abu Hanifah sampai ke pengetahuan Abi Ja'far yang memerintah ketika itu ia mengeluh dan berkata: "Siapakah gerangan yang dapat membebaskan aku dari dakwaaan Abu Hanifah semasa hidup dan matinya."



Petikan tadi saya petik dari kitab Bahtera Penyelamat karya Fathi Yakan. Bagi saya sangat menarik!

Kesimpulan yang saya dapat buat ialah - "Ish Kariman Au Mut Syahidan"

Dalam perjuangan da'wah ini hanya ada dua kesudahan yang saya akan berbangga dengannya iaitulah :

1. ''ish kariman' - Hidup Mulia
Hidup akan jadi mulia apabila Islam diletakkan pada tempatnya iaitulah tempat yang teratas

2. 'Mut Syahidan' - Mati Syahid
Saya akan sentiasa berdoa saya digolongkan dalam golongan yang syahid seperti mana syahidnya Imam Abu Hanifah. Kerana inilah kesudahan yang mulia di sisi Allah. Semoga Aku bertemu denganMu dengan wajah yang tenang Ya Tuhanku

Qumu Ya Syababul Islam Ma'a Ruhi Jihadikum!!! Takbir

Sunday, December 20, 2009

Saya dapat lihat masa lampau!!!


Assalamu 'Alaikum wbt
dan salam sejahtera



Saya dapat lihat masa lampau? Saya dapat lihat pertarungan Abang Tuah dengan Abang Jebat? Saya dapat tengok stratergi Hang Tuah, macam mana dia mengelak tikaman Jebat lalu dia perputar membuat satu 'back flip' untuk terus meneroboskan kerisnya ke jantung jebat di bahagian lalu terputuslah vena kava Hang Jebat?

Benarkah begitu? Alangkah menariknya kalau kita dapat melihat masa lampau dan dapat melihat kembali apa yang benar-benar telah terjadi dalam sejarah. Kita dapat menilai kembali sejarah yang mana yang benar dan yang mana diselewengkan dan akhirnya kita dapat tahu siapa yang baik siapa yang jahat. Tuah atau Jebat? Churchil atau Hitler? Saddam atau Bush?

Hari ini saya nak bawa sahabat-sahabat untuk berfikir dan memutarkan pemikiran lalu mencanai-canaikan pemikiran lalu dibina semula pemikiran itu menjadi satu pemikiran di luar kotak penalti yang terbatas.

Hari ini kita akan gabungkan sains dan sejarah. Saya akan cuba gunakan teori sains untuk mengkaji sejarah. Mari kita panjangkan imiginasi kita.

Kita belajar dalam sains - POCOE (Principle of Conservation of Energy)- Tenaga tidak boleh dicipta, dihapuskan tetapi hanya boleh berubah bentuk. Dan salah satu bentuk tenaga adalah tenaga cahaya.

Tenaga cahaya inilah yang membolehkan kita melihat apa yang di sekeliling kita. Saya terbayang, apakah yang terjadi pada tenaga cahaya di zaman Hang Tuah. Kepada bentuk apakah ia telah berubah? Kalau mengikut POCOE, tenaga itu mesti ada lagi, cuma dalam satu bentuk yang baru setelah melalui pelbagai proses perubahan. Mungkinkah sekarang tenaga itu adalah dalam bentuk tenaga haba yang keluar dari badan kita sekarang ini?

Saya terbayang bolehkah kita mengenal pasti zarah-zarah tenaga dan bolehkah kita mengubah tenaga kepada bentuk sebelumnya? Kalau boleh, tidak mustahil untuk kita menangkap semula tenaga cahaya zaman Hang Tuah dan memaparkannya dalam LCD. Wah sungguh hebat kalau perkara ini benar-benar mampu terjadi.

Kalau perkara itu mampu dilakukan, saya rasa tak mustahil juga bagi kita untuk menyoroti kembali sirah nabi, dapat melihat kembali peristiwa Hijrah, Badar, Uhud...hmmm?

Barangkali kita juga dapat lihat bagaimana dinosaur pupus dan benarkah Hang Tuah Fail SPM ? hehe...ke laut, ke laut....

Thursday, December 17, 2009

Blog Ukhti!!!

Saya berbesar hati menjemput sahabat-sahabat untuk melawat blog adik saya di

http://khadijahamir.blogspot.com

dipersilakan untuk mengkomen ya....

Wednesday, December 16, 2009

Reactive Power - What and Why?

I am totally exhausted today. The day was very long, yet it was so pack. However, that doesn't stop me from sharing what I have learned today.

I remember the day when Pn. Halimatun asked my EEPB 383 class, what is reactive power? That is a week ago, but only today i discover the answer...

So guys, here are some quotes that might help you guys in understanding the concept of reactive power that i picked from a power point presentation that i got from the internet.

“Reactive power (vars) is required to maintain
the voltage to deliver active power (watts)
through transmission lines. Motor loads and
other loads require reactive power to convert
the flow of electrons into useful work. When
there is not enough reactive power, the voltage
sags down and it is not possible to push the
power demanded by loads through the lines.”


Reactive Power is a Byproduct of
Alternating Current (AC) Systems

• Transformers, transmission lines, and motors
require reactive power
• Transformers and transmission lines introduce
inductance as well as resistance
Both oppose the flow of current
• Must raise the voltage higher to push the power
through the inductance of the lines
Unless capacitance is introduced to offset inductance
• The farther the transmission of power, the higher the
voltage needs to be raised
• Electric motors need reactive power to produce
magnetic fields for their operation


Reactive Power in the News
(New York Times, Sept. 26, 2003)
“Experts now think that on Aug. 14, northern Ohio had a
severe shortage of reactive power, which ultimately
caused the power plant and transmission line failures
that set the blackout in motion. Demand for reactive
power was unusually high because of a large volume of
long-distance transmissions streaming through Ohio to
areas, including Canada, than needed to import power
to meet local demand. But the supply of reactive power
was low because some plants were out of service and,
possibly, because other plants were not producing
enough of it.”



Reactive power and the August 14th Blackout

• Several hours before, First Energy noticed low voltage
A sign of insufficient reactive power
Subsequently, increased VAR production at nine of its plants
Low voltage shut down the Eastlake plant
• About two hours before, brush fire in southwest Ohio knocked
out a power line
Redirected power on the system
Changed need for reactive power on other lines
• About one hour before, power lines between Cleveland and
southern Ohio tripped
• Few minutes before blackout, all links between northern Ohio
and southern Ohio shut down
Known for some time as reactive power weak spot


Reactive Power Limitations
• Reactive power does not travel very far
• Usually necessary to produce it close to the
location where it is needed
• A supplier/source close to the location of the
need is in a much better position to provide
reactive power
versus one that is located far from the location of the
need
• Reactive power supplies are closely tied to the
ability to deliver real or active power



So guys, i hope this information might bring benefit to you guys someday :)

Tuesday, December 15, 2009

Mari Belajar Bahasa Arab!!!

Ma ismuka? - Apa nama kamu?

Ma 'ammarak? - Berapa umur kamu?

Umri wahid wa 'ishrun - Umur saya 21 tahun

Ma takhasasuka fi hazihil jama'ah? - Apa bidang kamu dalam universiti ini

Takhasasi al-handasah al-kahraba-i-yah wal iliktronik - Bidang saya kejuruteraan elektrik dan elektronik

Al-handasah al-quwatul kahraba-i-yah - Kejuruteraan elektrik kuasa

Al-handasah al-mikanikiah - Kejuruteraan mekanikal

Al-handasah al-madaniah - Kejuruteraan awam

Fi aiyi madinah taskun? - Di bandar mana kamu tinggal?

Ma hiya madinatuka - Apa dia bandar kamu?

Ma hiya biladatuka - Apa dia negeri kamu?

Tuesday, October 13, 2009

Wajah sebenar V dari filem dan komik V for Vendetta

Dialah wira yang bersembunyi di sebalik topeng misteri


V....


Wira yang menjadi pujaan ramai

Sanggup mengorbankan diri demi manusia sejagat

V untuk Vendetta

Siapakah manusia misteri di sebalik topeng ini???

Jawapannya ada di bawah (sila scroll ke bawah!!!)

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Jeng Jeng Jeng!!!

Sama Bukan!!!

Siapa sangka wira di sebalik topeng itu ialah Saudara Hakim

Khatib ...Mantan SU Agong PPI...


Wah...sungguh tidak percaya!!!

Tuesday, September 1, 2009

Ucapan Dasar Mantan Presiden PPI UNITEN pada Muktamar Sanawi ke 11

IttaquLlah! Takutlah kalian kepada Allah. Bertaqwalah kalian kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa. Salawat dan Salam ke atas junjungan besar Nabi Muhammad SAW.

Berpeganglah dengan Kitab Allah dan Sunnah Rasul. Nescaya kamu tidak akan tersesat dengannya.

SIGNIFIKAN GOLONGAN MUDA DALAM SEJARAH

Sejarah menjadi bukti, pemuda menabur bakti dan mempamer sakti. Dunia yang besar mampu digoncang dalam usia yang kecil.

Sejarah yang dipertayangkan mempersaksikan kepada kita kisah-kisah pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang mampu mengubah sejarah ketamadunan dunia.

Sejarah membawakan kita kisah pemuda pemudi di Afghanistan yang juga memegang status mahasiswa seperti kita, berjaya menyatu-padukan puak-puak di Afghanistan lalu berjaya menumbangkan kuasa besar dunia ketika itu iaitu kerajaan Soviet Union.

Sejarah membawakan kita kisah mahasiswa mahasiswi Indonesia, bangkit menumbangkan pemerintahan kuku besi Soekarno.

Di China pula sejarah sekali lagi membawakan kita kisah pemuda-pemudi Cina bangkit menggulingkan dinasti bermaharaja di China dan akhirnya menubuhkan Negara komunis China

Kalau kita ke belakang beberapa zaman, kita akan bertemu dengan satu zaman, zaman terbaik dari sekalian zaman, zaman yang mempamerkan lebih banyak bukti pengaruh dan kuasa pemuda dan pemudi dalam mengubah sejarah dunia. Itulah zaman yang dipimpin oleh nabi agung kita, Nabi Muhammad SAW.

Di sini, sejarah membawakan kita kisah baginda yang ketika itu berusia baru 40 tahun berjaya mencipta tamadun dunia yang ulung yang kita rasa kesannya sehingga hari ini.

Dalam kitab “Hayatu Muhammad” karya Dr. Hussain Haikal menyebutkan, pada awal da’wah Nabi di Mekah, Nabi diutuskan, Nabi dibangkitkan bersama anak-anak muda. Saidina Abu Bakar Bin Abdullah Bin Quhafah, umurnya 38 tahun. Zubair Al-Awwam, umurnya 16 tahun. Diceritakan bahawa Arqam bin Abi al-Arqam yang menjadikan rumahnya sebagai pengkalan da’wah, sebagai markaz tarbiyah, umurnya 16 tahun. Saidina Ali umurnya belasan tahun. Mus’ab bin Umair yang memulakan da’wah di Madinah umurnya 20 tahun. Semuanya anak-anak muda. Sebaliknyayang menentang da’wah adalah orang-orang tua yang tak mahu berubah.

Ini bukti kuasa pemuda. Ini bukti kuasa pemudi. Ini bukti kuasa kalian, sangat signifikan, wahai golongan pemuda-pemudi di hadapan saya

BANGKIT WAHAI SEMANGAT BARU!

Wahai Golongan Pemuda Pemudi Semangat Baru!

Besar sebenarnya kuasa dan pengaruh kalian. Bukankan UNITEN kalian mampu gegarkan malah satu dunia kalian mampu.

Maka binalah keyakinan dalam diri kalian untuk berubah dan mengubah, belajar dan mengajar. Buanglah rasa takut dan gementar dalam diri kalian dan salurkanlah kuasa kalian dalam perjuangan menyebarkan agama Allah, agama Islam.

Buanglah rasa penat dan malas dan Berjihadlah dengan harta dan jiwa kalian di jalan Allah.

[10]
Wahai orang-orang yang beriman! Mahukah Aku tunjukkan sesuatu perniagaan yang boleh menyelamatkan kamu dari azab seksa yang tidak terperi sakitnya?
[11]
Iaitu, kamu beriman kepada Allah dan rasulNya, serta kamu berjuang membela dan menegakkan ugama Allah dengan harta benda dan diri kamu; yang demikian itulah yang lebih baik bagi kamu, jika kamu hendak mengetahui (hakikat yang sebenarnya).
[12]
(Dengan itu) Allah akan mengampunkan dosa-dosa kamu, dan memasukkan kamu ke dalam taman-taman yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, serta ditempatkan kamu di tempat-tempat tinggal yang baik dalam Syurga " Adn ". Itulah kemenangan yang besar.

(As-Saff 10-12)

Jadilah seperti Umar Al Khatab Al Faruq. Jadilah seperti Khalid Al Walid Al Maslul. Jadilah seperti Tariq bin Ziad, Salahuddin Al Ayubi dan Muhammad Al Fatih. Jadilah pembantu dan pejuang agama Allah dalam membawakan risalah Islam ke merata dunia. Jadilah ANSARULLAH!

[14]
Wahai orang-orang yang beriman! Jadikanlah diri kamu pembela-pembela (ugama) Allah sebagaimana (keadaan penyokong-penyokong) Nabi Isa ibni Maryam (ketika ia) berkata kepada penyokong-penyokongnya itu: "Siapakah penolong-penolongku (dalam perjalananku) kepada Allah (dengan menegakkan ugamaNya)?" Mereka menjawab: "Kamilah pembela-pembela (ugama) Allah!"…(sehingga akhir ayat)

(As-Saff 14)

PERJUANGAN INI INDAH: PERJUANGAN ISLAM

Jiwa dan raga untuk Islam

Tiada penat tiada jemu

Biar papa biar hina

Hanya mengharap redha Tuhan sebagai balasan.

Sahabat-sahabat pejuang, sesungguhnya perjuangan Islam itu indah. Perjuangan Islam itu manis. Walau ditimpa kesusahan, ia tetap manis.

Ingatlah saat Bilal bin Rabah diseksa oleh Umaiyah bin Khalaf ditengah padang pasir matahari terik. Itulah saat paling manis bagi beliau.

Ingatlah saat Anas bin Nadhr di medan Uhud, yang berjaya mencium haruman syurga sebelum menyerbu musuh dan akhirnya syahid

Begitu juga dengan Ja’far bin Abu Talib yang baru berusia 37 tahun di medan Mu’tah yang sebelum syahidnya melantunkan syair yang amat indah.

“ Aku bahagia, syurga yang dijanjikan sudah dekat, syurga suci yang ada minuman sejuknya. Sebaliknya kehancuran Rom pun sudah dekat, Rom adalah pihak yang bersalah kerana memerangi agama tauhid.”

Bagi mereka, indahnya perjuangan. Lebih indah apabila yang menanti adalah syurga. Mereka tidak takut susah kerana di sisi mereka adalah Allah.

Maka ayuh sahabat seperjuangan sekalian, buang segala kekurangan pada diri kalian, jadilah seorang pembantu.

Maka ayuh sahabat seperjuangan, binalah kekuatan kalian, jadilah seorang pejuang.

Maka ayuh sahabat, jadilah seorang Ansarullah! Rasailah bau-bau syurga bagi mereka yang benar-benar ikhlas berjuang di jalan Tuhannya.

PPI PLATFORM PERJUANGAN

Sidang Mu’tamirin dan Mu’tamirat.

Di UNITEN ini, platform perjuangan kita adalah melalui Persatuan Pengajian Islam, PPI. Misi kita adalah untuk menyebar luaskan kefahaman Islam kepada seluruh warga kampus. Kita akan berusaha sehingga setiap dari kalangan sahabat mahupun guru kita merasai kenikmatan Islam. Baik cina mahupun india, kita mahu mereka faham tentang Islam. Di sinilah peranan sahabat-sahabat pejuang dan pembantu agama Allah sekalian.

Namun tanggungjawab itu amatlah banyak dan besar. Bak kata Asy Syahid Imam Hassan Al Banna “Al Wajibat Aktharu minal Auqat” – kewajipan itu lebih banyak dari masa yang ada. Kita perlu kepada perancangan yang teratur, dan tenaga yang ramai. Kita perlukan setiap seorang dari kalian untuk turut memberi sumbangan harta dan jiwa kalian. Dan dalam masa yang sama kita perlu untuk menjana lebih banyak ahli yang sedar akan tuntutan menyebarkan agama ini. Di situ datangnya peranan SMART GROUP.

SMART GROUPS: PELUANG DAN MASALAH

Sesi kali ini sangat memberi fokus keberjayaan program SMART GROUP(SG) atau usrah. Bahkan beberapa dari kalangan sahabat kita terpaksa berkorban memegang 2 ke 3 SG dalam memastikan ianya berjaya mencapai sasaran yang diinginkan. Hanya Allah sahaja mampu membalas jasa kalian.

SG penting dalam menjana pelapis-pelapis pendokong Islam di UNITEN ini. Ramai dari ahli SG ini akhirnya menjadi pemimpin pelajar di UNITEN. Baik di peringkat PPI sendiri mahupun MPP ataupun kelab-kelab lain. Ramai yang lahir dari sistem tarbiah atau pendidikan SG.

Di dalamnya kita cuba terapkan pendidikan dari segenap aspek. Aspek kerohanian dijadikan tunjang dalam membawa perkembangan aspek-aspek lain. Itulah Islam. Aspek kerohanian menjadi pemacu kepada perkembanga seorang Muslim. Akhirnya lahirlah pemimpin yang bukan sekadar pemimpin malah pemimpin yang mengikut acuan Islam.

Namun begitu, tak dapat dinafikan, masalah memang timbul. Kita sebenarnya kekurangan mereka yang sanggup untuk menjadi naqib lalu menyebabkan kes yang saya katakana seorang naqib memegang 2 ke 3 SG. Sedangkan posisi ini amat penting bagi memastikan SG terus wujud. Oleh itu, di kesempatan ini, saya ingin mengajak kalian untuk cuba membantu barisan saf pimpinan yang akan naik, untuk memantapkan lagi sistem di masa mendatang.

MEMBUDAYAKAN ILMU : PROSES TA’LIM WA TA’LUM

Selain itu pada sesi kali ini, kami juga cuba untuk membudayakan ilmu di kalangan pelajar UNITEN. Kita cuba wujudkan pelbagai medium dan ruang untuk kita sebarkan risalah Islam. Kita ada Yahoo Group, kita ada laman web, kita ada majlis tazkirah, dan pelbagai lagi medium yang cuba kita wujudkan. Alhamdulillah, ianya berjalan tetapi ia masih memerlukan sokongan dan bantuan dari sahabat-sahabat penolong agama Allah sekalian.

Segmen tazkirah sebelum Solat Zohor mempunyai peluang untuk dijadikan sebagai satu budaya. Namun begitu, banyak lagi ruang perlu dibaiki. Kita merancang hendak meluaskannya ke COIT namun masih lagi tidak berjaya. Program sebegini memerlukan sokongan yang padu dari setiap seorang dari kita.

MEMBINA JAMBATAN KERJASAMA

Dari segi hubungan luar, kita berjaya mengadakan kerjasama dengan pihak Pusat Pengajan Islam dan Peradaban, Sahabat Al Quran, Sahabat Al Farabi, Unit Keselamatan, Persatuan Silat Cekak, Aman Palestin dan bermacam lagi. Begitu juga dengan PPI kampus Muadzam dan beberapa kampus lain.

Kita mengharapkan jaringan lebih luas akan dilaksanakan. Sebenarnya ada dalam perancangan kami, satu mesyuarat khas yang menggabungkan badan-badan Islam di UNITEN untuk berbincang mengenai masa depan Islam di UNITEN. Namun ianya masih tak kesampaian atas beberapa sebab teknikal. Saya mendoakan perkara sebegini akan dapat terlaksana bagi memastikan kelangsungan Islam di UNITEN.

MASALAH TERBESAR

Sidang Hadirin dan Hadirat.

Perkara yang menjadi masalah terbesar kita adalah “manusia”. Kita kekurangan tenaga. Kita kekurangan kemahiran. Ada yang sanggup menyumbang tidak berkemahiran dan sebaliknya ada yang berkemahiran tidak sanggup menyumbang. Barangkali pendekatan yang diambil kurang berkesan. Maka dalam mengatasi masalah ini, kita memerlukan sumbangan dan kesudian kalian. Kalian perlulah sanggup untuk mengorbankan diri kalian untuk agama Allah. Kalian haruslah yakin bahawa pengorbanan ini adalah pengorbanan mulia, dihormati dan diganjari. Mungkin tidak di dunia tetapi di akhirat yang kekal abadi.

Sebelum saya mengakhiri ucapan saya, saya ingin memohon maaf atas segala kelemahan barisan pimpinan PPI sesi kali ini. Sesungguhnhya kami adalah manusia dan manusia tidak lari dari kesalahan. Sesunnguhnya kami sudah mencuba yang terbaik tetapi mungkin tidak mencapai harapan kalian. Maka di kesempatan ini saya mewakili saf pimpinan PPI 2008/2009 memohon maaf sekali lagi atas segala kekurangan.

Saya mendoakan agar barisan saf pimpinan hadapan akan menjadi lebih baik dari kami. Saya mendoakan PPI akan berjaya mencapai visi dan misi persatuan da’wah ini. Saya juga mendoakan agar seluruh ahli PPI agar terus istiqamah dalam perjuangan ini. Semoga perjalanan hidup kalian dalam PPI terus dilimpahi dengan manfaat dari Allah SWT. Semoga kalian Istiqamah dalam PPI. Semoga kalian terus istiqamah dalam PPI. Amin~.

Terkadang terlajak, terkadang tersasul,

Bermadah biar bagai resmi padi,

Kitab Allah Sunnah Rasul,

Pegangan untuk bahagia abadi.

Kalau ada sumur di ladang,

Boleh saya menumpang mandi,

Kalau ada umur yang panjang,

Boleh kita berjumpa lagi.

Sekian, wabiLlahi taufiq wal hidayah, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saturday, August 15, 2009

CODE OF ETHICS

Ethics?

1. It means something MORE THAN "law" and "morals"

2. It carries an additional connotation of "RIGHTNESS"

3. The code = a) a statement of principles of 'rightness' b) in a broad scope and with enough details c) to deduce himself the course of his own professional conduct

4. The ESSENCE of all professional conduct: a person must be WORTHY through his conduct
- based on the trust placed on him

The question right now is, what is moral? Coming soon....

* extracted from my 'Engineering in Society' notes.

Monday, April 13, 2009

TUTUP : Akaun Friendster dan Facebook Dzar-Abdullah telah dipadam...

As Salamu 'Alaikum
Salam Sejahtera

Pertamanya ucapan syukur buat Ilahi kerana mengurniakan saya peluang dan ruang untuk menulis semula.

Ini sekadar pengumuman, Akaun Friendster dan Facebook Dzar-Abdullah telah dipadam...

Walau bagaimanapun Dzar-Abdullah masih lagi dapat dihubungi melalui email di dzar_abdullah@hotmail.com ataupun Yahoo Messenger (ID: dzar_abdullah) dan Window Live Messenger

Untuk maklumat lanjut boleh rujuk kepada gambar-gambar di bawah
Terima Kasih.
Penutupan akaun Friendster



Penutupan akaun Facebook

Thursday, March 19, 2009

Al Fatihah buat guruku...

"Ustaz KA meninggal. Baru 5 minit tadi dapat tahu" Beritahu abang Aiman . Tersentak aku dibuatnya. Fikiran melayang saat aku bersama Ustaz. Tak sangka dai'e,mujahid semuda itu cepat Allah tarik nyawanya.

Takziah buat keluarga Ustaz Khairul Azhar yang baru menghembuskan nafas terakhir setelah diuji dengan Allah dengan denggi.

Aku buka Utusan Online. "
12,179 kes denggi dicatatkan di seluruh negara"...

Tak sangka dari angka itu, seorang daripadanya adalah guruku...Al Fatihah~
"Setiap yang bernafas itu akan merassa maut" Dzar, Ingat mati banyak-banyak. Jangan suka buat dosa, jangan suka buat lagho. Kehidupan dunia tak lama...

Tuesday, March 17, 2009

Perutusan Sempena Peperiksaan Akhir Semester

Perutusan Sempena Peperiksaan Akhir Semester


Assalamu’alaikum dan Salam Sejahtera


Kaifa Halukum? Saya harap sahabat-sahabat berada dalam keadaan sihat walafiat. Saya pasti kalian sedang sibuk mempersiapkan diri untuk ‘final exam’. Saya mewakili seluruh warga PPI mendoakan agar kalian berjaya menghadapi peperiksaan ini dengan cemerlang. Ma’at Taufiq Wan Najah. Good Luck!


Cuma saya rasa perlu saya bawa satu isu kepada sahabat-sahabat sebelum sahabat-sahabat menghadapi peperiksaan nanti. Isu yang dimaksudkan adalah keredhaan guru.


Saya percaya ramai di kalangan kita terhutang budi dengan pensyarah kita. Malah mungkin ada segelintir kita secara sengaja atau tidak telah melukakan hati mereka. Kita mungkin terlepas kelas akibat tertidur ataupun kita tertidur dalam kelas. Mungkin juga kita tidak menumpukan sepenuh perhatian dalam kelas.


Maka dengan itu, marilah kita gunakan kesempatan ini untuk memohon maaf dari para pensyarah kita dan mendoakan insan-insan yang telah berkorban untuk kita ini. Nabi pernah bersabda


“Barangsiapa telah berbuat kebaikan kepadamu, maka balaslah kebaikannya itu. Jika engkau tidak mendapati apa yang dapat membalas kebaikannya itu, maka berdo’alah untuknya hingga engkau menganggap bahwa engkau benar-benar telah membalas kebaikannya.” (Hadith Sahih Riwayat Ahmad)


Saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk memohon maaf dari para pendidik atas segala kesalahan yang pernah saya lakukan secara sedar atau tidak. Semoga Allah memberkati kalian atas segala usaha kalian. Amin.


InsyaAllah sebagai kesimpulan, perutusan ini merupakan perutusan yang terakhir untuk semester ini, maka saya turut ingin meminta maaf andaikata terdapat sebarang kekurangan dari pihak kami sepanjang semester ini.


Sekian, Wassalam.

Dzar-Abdullah Bin Amir

Presiden

Persatuan Pengajian Islam 08/09

Sunday, March 15, 2009

PPI bakal menyinar di alley bowling.

As Salamu 'Alaikum
Salam Sejahtera

Semalam berlangsunglah pertandingan bowling antara kelab-kelab UNITEN anjuran kerjasama MPP, PPI dan Kelab Bowling. Sebelum saya meneruskan tulisan saya, saya ambil kesempatan ini untuk mengucapkan ribuan terima kasih dan tahniah kepada MPP dan kelab bowling serta kesemua urusetia. Ia merupakan satu acara yang sungguh menarik dan bermanfaat.

Keputusannya agak mengecewakan bagi kontijen PPI.
Tempat Pertama jatuh kepada kelab bowling (malu kalau kalah), kedua jatuh kepada MPP dan ketiga PingPong (mereka berbakat dari seringan-ringan bola sehingga ke seberat-berat bola). Tahniah diucapkan buat yang berjaya.
Dari kiri: Due, Ziandi, Pudin, Afiq,Saya, Hariz,Syakir,Ijam

Buat kontijen PPI, tidak mengapa, boleh cuba lagi. Bagi saya, kita bermain agak baik, sebenarnya kita antara pasukan terbaik juga sebenarnya. Mungkin tempat ke5 atau ke6 dari keseluruhan pasukan yang bertanding. Tahniah diucapkan buat kalian. Apa-apa pun kita bersyukur kepada Allah dengan rezeki yang diperolehi kerana kejayaan yang sebenar ialah kejayaan di sisiNya.

Friday, March 13, 2009

Berakhirnya satu penilaian, bermulanya satu perjuangan...

As Salamu 'Alaikum & Salam sejahtera
Menjadi lumrah manusia ini pelupa dan perlu sentiasa diingatkan. Alangkah benar sekali kenyataan ini kerana Allah sendiri telah berfirman - Ingatkanlah, sesungguhnya peringatan itu membawa manfaat kepada merka yang beriman (Adz-Dzariyat 55)


Mu'tamar PPI UNITEN MUADZAM SHAH KE 7
Itulah perkara baru dihadapi oleh sahabat-sahabat saya dari UNITEN Kampus Muadzam Shah semalam 13/3/09. Mereka baru sahaja diperingati dan dinilai dalam Mu'tamar Ke 7. Mu'tamar ini mempunyai maksud yang tersirat iaitu muhasabah. Saya percaya insyaAllah mereka mampu merealisasikan slogan mereka "Lestarikan diri ke arah Isl
am Hakiki". Saya percaya mereka mampu untuk melakukan lestari dan Islah dengan berakhirnya mu'tamar semalam.

Bermulanya satu perjuangan baru saf pimpinan yang baru dilantik ini
Saf baru ini dipimpin saudara Shafiq, bekas exco Musolla ini telah menggantikan saf Haziq. Shafiq dibantu oleh Muiz dan Faezah serta sahabat-sahabat lain yang masing-masing berpengalaman dan layak bagi saya dalam meneruskan rantai-rantai perjuangan Islam ini.



Tahniah dan Takziah saya ucapkan kepada sahabat-sahabat yang baru dilantik. Ingatlah taklifan yang berat terpikul di bahu kalian. Lakukanlah yang terbaik...InsyaAllah....

Saya mewakili PPI UNITEN Putrajaya dengan berbesar hati mengalu-alukan kerjasama antara kita. InsyaAllah juga kita saling bantu-membantu dalam membawa perjuangan Islam ini. Semoga "Di mana Bumi Dipijak, Di situ Islam Tertegak".

Wassalam



Tuesday, March 10, 2009

Kertas dinding baru?


As Salamu 'Alaikum wbt

Salam Sejahtera


Tak tahu kenapa, saya ketagih dengan photoshop semenjak 2 menjak ini.... so i think it would be nice for me to share it with you guys my latest masterpiece - the kertas dinding(wallpaper) i've crated. Please feel free to comment
.

Sunday, March 8, 2009

Perutusan Presiden sempena Maulidur Rasul 1430H

As Salamu ‘alaikum dan Salam Sejahtera

12 Rabi’ul Awal, rata-rata masyarakat muslim Malaysia menyambut ulang tahun kelahiran Rasulullah SAW. Saya mewakili Persatuan Pengajian Islam UNITEN berbesar hati mengucapkan selamat menyambut Maulidur Rasul buat seluruh umat Islam. Semoga kita dapat menyelusuri setiap tingkah laku manusia agung ini.

Saya rasa kita perlu tahu bahawa tarikh kelahiran ini masih lagi menjadi perselisihan antara ‘ulama. Apa yang pasti dan disepakati, 12 Rabi’ul Awal merupakan tarikh pemergian Rasul kita yang dicintai. Eloklah kita mengingati semula saat-saat itu. Bagaimana Nabi Muhammad menyerlahkan kecintaan beliau kepada kita semua. Kalimat yang terucap ketika itu – ummati, ummati, ummati – tanda risau dan kasihnya baginda terhadap kita umatnya.

Maka apakah cinta itu kita balas? Apa yang kita lakukan untuk beliau? Berapa banyak kita berselawat? Berapa banyak Sunnahnya yang kita ikut? Sejauh mana kita mengikuti sirah hidupnya? Maka sahabat-sahabat, saya menyeru kepada sahabat-sahabat, agar kita tidak membiarkan Rasulullah bertepuk sebelah tangan.

Jangan kita lupa pengorbanan baginda. Dipukul, dicerca, dipulau – satu ujian yang kita sendiri tak mampu harungi, untuk siapa? Untuk kita semua, agar kita berbahagia dengan nikmat Iman dan Islam.

Sabda Rasulullah dalam Haji Perpisahan:
Aku tinggalkan sesuatu bagi kamu sekalian. Jika kamu berpegang teguh dengan apa yang aku tinggalkan itu, maka kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Kitab Allah (Al-Quran ) dan sunnah nabiNya (Al-Hadis ).

|Maka, marilah kita kembali dalam mengikuti ajarannya. Marilah kita mengikuti Sunnahnya. Marilah kita memperbanyakkan amalan kita. Semoga dengan ini, Rasulullah akan memberikan syafaat baginda kepada kita. Amin

Wassalam.

Dzar-Abdullah Bin Amir
Presiden,
Persatuan Pengajian Islam (PPI) UNITEN
Sesi 2008/2009

Penghargaan buat kaum hawa...Istimewa sempena Hari Wanita Sedunia...

As Salamu ‘Alaikum Wa RahmatUllahi Wabarakatuh.

Secara terus terang saya minta maaf terlebih dahulu, kerana mungkin artikel ini akan menyebabkan beberapa orang berasa kurang senang. Tapi ini adalah pendapat saya yang dangkal. Setiap perkataan boleh diterima dan ditolak kecuali kata-kata Nabi Muhammad SAW.


Baiklah, saya kata terus terang saya adalah jenis yang kekok dengan kaum hawa apatah lagi yang sebaya. Mungkin ini adalah kerana cara saya dibesarkan, agak syadid(ketat). Tidak perlu saya ceritakan cari kami ditarbiah di KISAS dahulu. Sehinggakan saya memegang prinsip, kalau nak bercakap dengan muslimat, cakap benda-benda mengenai kerja sahaja. Berpasangan jauh sekali.


Tetapi di hari yang agak signifikan ini, saya ingin mengucapkan Selamat Hari Wanita Sedunia buat semua kaum wanita di seluruh dunia khususnya keluarga terdekat; Ummi, Tok, Mak Nek makcik-makcik. Tak lupa juga sahabiah-sahabiah PPI yang banyak berjasa kepada Islam, agama yang dicintai.


Saya sebenar cukup terharu bercampur cemburu melihatkan setiap keringat dan air mata yang tumpah dari sahabiah-sahabiah. Lama saya pendam perasaan ini, Serikandi lepas menjadi kemuncak kepada perasaan saya ini. Bagi saya sahabiah-sahabiah sekalian telah menjalankan satu usaha yang sangat luar biasa. Terus terang saya katakan, saya tak mampu lagi rasanya memimpin kaum muslimin mencapai apa yang sahabiah-sahabiah capai tetapi sahabiah-sahabiah di bawah pimpinan saudari Safiah berjaya.


Malah saya lihat serikandi ini menjadi benchmark kepada kita untuk program bulan Julai nanti iaitu G2K. Pihak muslimin bolehlah belajar dari kaum muslimat ini bagaimana nak dapatkan penaja? Bagaimana nak buat pameran, bagaimana nak buat kaunter. Kita agak tercabar dengan pencapaian yang ditunjukkan oleh kaum Hawa. Harapan saya kaum muslimin dapat membuat yang lebih baik pada G2K nanti. Ini cabaran buat kita. Ingat! ARRIJAL QAWWAMUNA ‘ALAN NISA’ ....maka buktilah kaum Adam sekalian.


Mungkin sahabiah-sahabiah merasakan serikandi kurang berjaya, saya nasihatkan agar sahabiah-sahabiah jangan merasakan begitu. Allah tidak melihat berapa ramai peserta yang hadir program kalian, tapi Allah melihat sejauh mana ke’SUNGGUH’an dan ke’IKHLAS’an kalian dalam berda’wah melalui medium Serikandi itu.


Kalau kita letakkan kegagalan pada bilangan nescaya Rasulullah juga dikategori sebagai pendakwah yang gagal kerana Rasulullah hanya berjaya menarik kira-kira 40 orang dalam masa 3 tahun. Tapi Rasulullah tidak gagal, bahkan baginda Manusia paling berjaya di kalangan manusia. Ini kerana baginda ikhlas dan bersungguh. Baginda sanggup terima batu dari kaum Thaif sehingga berdarah seluruh badan dan tidak membalas seksaan kepada kaum itu walaupun ditawar oleh malaikat. Baginda sanggup bercakap tanpa henti tentang Islam. Tak mengapalah kita mungkin dapat mempelajari lebih tentang kehidupan baginda yang dicontohi esok waktu maulud nabi InsyaAllah. Tetapi yang saya ingin sampaikan ialah percayalah, andaikata sahabiah-sahabiah sekalian bersungguh dan ikhlas dalam menjayakan serikandi, nescaya sahabiah-sahabiah BERJAYA. Ganjaran besar yang pasti di syurga kelak. Percayalah, yakinilah, berimanlah!


Maka saya harapkan agar sahabiah-sahabiah sekalian tidak putus asa dalam berda’wah dan berkerja serta beramal untuk Islam. Bantulah PPI dalam menyebarluaskan kefahaman Islam kepada seluruh masyarakat kampus. Fastaqim Kama Umirta. Istiqamahlah sepertiman yang di arahkan.


Tahniah untuk SERIKANDI!!! Terima kasih tidak terhingga...Saya doakan yang terbaik buat kalian. Amin...

Wassalam